Feb 2, 2016
admin

BookSTech 2015

Jakarta, 10 – 11 Oktober 2015 lalu Taman Baca Anak Lebah (TBAL) yang didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Fountain Education Center, menggelar acara bertajuk BookSTech – Books, Storytelling & Technology di Perpustakaan Umum Daerah, Taman Ismail Marzuki, Cikini.

BookSTech mengusung semangat menanamkan kecintaan membaca buku pada anak sejak usia dini. Melalui cara yang menyenangkan dan memperkenalkan teknologi yang ramah bagi anak-anak, BookSTech turut membantu orang tua dalam mendidik anak-anak di tengah era digital yang berkembang pesat saat ini. Pengenalan yang benar dan pendidikan ICT (Information, Communication and Technology) akan membawa banyak manfaat bagi orang tua dan anak-anak. Buku, dongeng, dan teknologi dapat secara sempurna dikombinasikan untuk membentuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini berisi kegiatan-kegiatan seru dan menarik seperti dongeng, pojok teknologi (i-Dongeng & Coding Indonesia) dan art & craft untuk anak-anak serta workshop untuk para orang tua dan pengajar. Selain para pendongeng profesional, banyak tokoh dan public figure yang turut berpartisipasi dalam acara ini seperti Handry Satriago (CEO GE Indonesia & TBAL’s Advisor), Josef Bataona (HR Director PT Indofood), Novita Angie, Alya Rohali, Inne Sudjono, Poetri Soehendro, Aditya Mulya & Ninit Yunita (penulis), Ratih Ibrahim (Psikolog) daaaaaaaaaaan masih banyak lagi….

Seperti dikutip dari siaran pers BookSTech, Rismadhani Chaniago, Ketua Panitia Pelaksana BookSTech 2015 mengatakan, “BookSTech didedikasikan untuk melayani keluarga Indonesia untuk bersama-sama menumbuhkan dan meningkatkan minat baca anak sejak kecil dengan berbagai cara menyenangkan seperti storytelling. Kami mengkombinasikan kegiatan ini dengan serangkaian kegiatan talkshow dan workshop untuk orang tua dan guru, serta memperkenalkan teknologi yang bersahabat dengan anak.”

Lanjutnya, “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta atas dukungannya pada BookSTech, dan kami juga menghargai berbagai kalangan dan profesi seperti public figure Alya Rohali, Novita Angie, Fira Basuki serta leaders perusahaan antara lain CEO GE Handry Satriago yang siap membantu menjadi storyteller secara sukarela.”

Semarak keberhasilan acara BookSTech tidak luput dari dukungan para volunteers – Pejuang Lebah seperti GE Volunteer dan teman-teman lainnya yang telah merelakan tenaga, pikiran, keahlian serta waktunya berkontribusi dalam acara ini. Tidak lupa juga rekan-rekan media yang telah membantu BookSTech menyebarkan semangat dan awareness Cinta Membaca Sejak Usia Dini ke masyarakat luas.
Semoga di tahun-tahun berikutnya TBAL dapat kembali menggerakan semangat positif melalui kegiatan-kegiatan bermanfaat lainnya bersama Pejuang Lebah demi masa depan anak Indonesia.

Source: http://bookstechindonesia.com/
Twitter: @lebahbooks / @bookstech
FB: Taman Bacaan Anak Lebah / Bookstech Indonesia

Leave a comment

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page