Nov 23, 2014
admin

TBAL Goes To Seram (part 1)

Akhirnya saya (Dhani) kembali lagi ke tanah Maluku. Setelah tahun lalu mengadakan trip #TBALGoesToAmbonSaparua , tahun ini trip berlanjut mengunjungi Taman Baca Anak Lebah (TBAL) yang ada di Kabupaten Bula, Seram. Perjalanan saya mengantar buku bersama tim TBAL lainnya yang terdiri dari Kak Ariyo Zidni (@aiodongeng), kak Danas (@dbrahmantyo) dan kak Andre mengalami banyak sekali peristiwa seru yang pastinya tidak akan kami lupakan. Keberangkatan menuju Ambon dimulai pada tanggal 25 September 2014 dengan penerbangan pukul 00.30 pagi.

Sampai di Ambon, kami bertemu dengan kak Stanley (Heka Leka) dan menyempatkan diri untuk mampir mengunjungi TBAL di Mardika sambil menanti penerbangan menuju Seram menggunakan pesawat carter yang difasilitasi oleh CITIC Seram Energy Ltd. CITIC Seram Energy Ltd. (CSEL) adalah salah satu partner TBAL yang turut mendukung lancarnya pengadaan akses buku cerita bagi anak-anak di Kabupaten Bula, Seram.

Sesampainya di Pulau Seram, kami dijemput oleh pak Atmal dari CITIC Seram Energy Ltd. Dan diantarkan ke penginapan. Hari pertama kami habiskan duduk bercengkrama membahas kegiatan untuk keesokan harinya, yaitu kunjungan ke TBAL di Pesantren Al Anshor. Hari kedua, kami memulai kegiatan dengan bertemu pak Samsul, Field Manager CSEL. Beliau mendukung sekali kegiatan TBAL yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan memberikan akses yang baik pada anak-anak. Lalu kami pun melanjutkan perjalanan mengunjungi TBAL di pesantren Al Anshor. Anak-anak di sana menyambut kedatangan kami dengan antusias.

Kegiatan diawali oleh dongeng dari Kak Aio untuk mencairkan suasana yang masih ‘malu-malu’. Tapi tak perlu menunggu lama, anak-anak pun terlarut dengan dongeng kak Aio yang berhasil membuat mereka tertawa dan bersemangat sekali. Dalam waktu singkat, kami pun cepat sekali akrab dengan mereka. Keseruan tidak berhenti di situ, kak Aio melemparkan teka teki yang harus dijawab oleh anak-anak. Sontak mereka pun rebutan untuk menjawab teka teki tersebut dengan kegaduhan yang menyenangkan.

Selesai mendongeng, bersama dengan anak-anak TBAL pesantren Al Anshor, kami membuka kardus-kardus berisi buku cerita anak yang berhasil dikumpulkan dari hasil donasi #2ndChanceGarageSale Bali, teman-teman di Jakarta dan kota-kota lainnya yang juga peduli terhadap minat baca anak Indonesia yang masih sangat kurang. Serah terima donasi buku tersebut diwakili oleh pak Atmal dari CSEL dan kemudian diserahkan pada pesantren Al Anshor. Anak-anak menerima donasi buku dengan riang gembira. Tanpa basa basi mereka langsung asik membaca buku-buku tersebut. Ada yang membaca bersama, ada yang bergeser duduk menyendiri sambil menikmati buku cerita yang dipilihnya dan ada pula yang membacakan buku cerita kepada adiknya yang masih belum bisa membaca. Sungguh sebuah pemandangan yang berharga bagi kami melihat begitu antusiasnya anak-anak pada buku cerita yang kami antarkan.

Hari telah berganti sore. Saatnya kami berpisah dengan anak-anak TBAL di pesantren Al Anshor dan kembali ke penginapan. Tugas kami tidak berhenti di sini. Hari berikutnya perjalanan kami berlanjut mengunjungi TBAL di TK PAUD Islam Pelita Negeri.

Penasaran? Tunggu cerita saya berikutnya ya! ;)

Written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Leave a comment

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page