Oct 31, 2014
admin

Festival Dongeng Indonesia 2014

Membaca buku dan dongeng merupakan dua hal penting dalam mengembangkan kecerdasan anak sejak usia dini. Apabila anak diajak untuk gemar membaca buku sejak kecil dan terbiasa didongengkan mengenai berbagai hal di dunia sekitarnya, maka mereka akan memiliki wawasan yang lebih luas, kepercayan diri yang tinggi, dan kreativitas yang positif.

Untuk itu, tahun ini Taman Baca Anak Lebah, Ayo Dongeng Indonesia dan Museum Nasional berkolaborasi dalam Festival Dongeng Indonesia 2014. Festival Dongeng Indonesia diadakan untuk menghidupkan kegemaran membaca buku dan menggaungkan pentingnya dongeng sebagai bagian dari tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi syukuran atas 5 tahun usia Taman Baca Anak Lebah pada tanggal 2 November 2014.

Seperti tahun lalu, FDI2014 akan menjadi acara yang menyenangkan bagi anak-anak (dan orangtua!), karena selama satu hari penuh, mereka akan mendengar dongeng dalam berbagai cara. Ada yang diceritakan secara langsung, ada yang memakai musik, ada yang memakai gambar. Tahun ini, FDI2014 punya special show yang akan diisi oleh pendongeng asal Inggris, Cassandra Wye. Anak juga bisa bersama-sama mengikuti Story Yoga, yaitu mendengarkan dongeng sambil yoga. Selain itu Pak Raden, juga kembali hadir di FDI tahun ini.

FDI2014 juga akan membuka kelas workshop untuk umum yang bisa diikuti oleh para orangtua, guru, pelatih, atau siapapun. Kelas workshop “Bringing Story Alive” akan dibawakan oleh Cassandra Wye dan workshop “Step by Step Crazy Storytelling” akan dibawakan Kak @aiodongeng (Ariyo Zidni).

Masih ada keseruan lainnya, Tur Museum! Siapapun yang ikut, boleh mendaftar untuk ikut keliling Museum Nasional dengan pemandu. Selain itu, FDI2014 juga akan dilengkapi dengan bazaar aneka kerajinan tangan yang didukung oleh komunitas dari Craft Day. TBAL juga menyediakan pojok baca yang asyik untuk anak-anak. Di sini, anak-anak bebas membaca buku dan bermain.

Pokoknya, jangan lupa datang ke FESTIVAL DONGENG INDONESIA 2014!

2 November, jam 8.45 – 16.00 di Museum Nasional, Jakarta.

Ditunggu kedatangannya ya! ;)

source: indostoryfest.com

Leave a comment

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page