Jul 2, 2014
admin

#2ndChanceGarageSale

Berawal dari sekumpulan sahabat yang berinisiatif mengumpulkan baju dan barang bekas lainnya yang masih dalam kondisi bagus namun sudah tidak terpakai lagi untuk disumbangkan. Hanya saja jika disumbangkan dalam bentuk barang, kemungkinan kegunaannya akan kurang maksimal. Muncul lah ide untuk menjual barang-barang tersebut agar menghasilkan uang dan dibelikan buku untuk membantu anak-anak belajar.

Suatu malam, saya (@sidhancrut) bertemu dengan Bli Adit (@commaditya) yang sedang kebingungan mencari tempat/komunitas/lembaga untuk menyalurkan donasi tersebut. Lalu saya usulkan untuk disalurkan pada Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL), karena selain memiliki kepedulian yang sama terhadap minat baca buku dan anak-anak di Indonesia Timur, salah satu lokasi TBAL ada di Lombok yang cukup dekat dengan Bali.  Kemudian Bli Adit pun mengusulkan pada teman-temannya untuk mendonasikan hasil dari garage sale dan lelang  untuk TBAL. Tepat pada hari Minggu, 29 Juni 2014, digelarlah sebuah acara bertajuk #2ndChanceGarageSale bertempat di Jl. Raya Kuta No. 188.

Widhi (@widhiarimurti) menceritakan kepada saya bahwa persiapan acara #2ndChanceGarageSale dimulai sejak 3 minggu sebelumnya dengan mencari tenant-tenant yang tertarik untuk ikutan charity event ini. Persiapan berjalan lancar, hanya saja saat hari H tim #2ndChanceGarageSale cukup panik karena pagi harinya turun hujan dan sekitar pukul 12 siang kondisi acara cukup sepi. Tapi ternyata pengunjung acara menjadi ramai sekali sampai semua barang garage sale habis terjual. Dana yang berhasil terkumpul sekitar 7 juta rupiah.

Acara terlaksana dengan sukses berkat bantuan dan kerjasama dari @miar_k yang meminjamkan halaman rukonya dengan lokasi sangat strategis, @mpkz membuat desain semua materi, @commaditya mengusulkan donasi ke TBAL dan gencar mempromosikan acara garage sale ini di social media, juga @gungti @verakristanti dan  @nonamaia sebagai tim siap sedia.

Terima kasih tak putus terucap dari Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL) atas kepedulian teman-teman terhadap anak-anak di Indonesia Timur dan minat bacanya. Semoga selalu dilimpahkan berkah kepada orang-orang baik yang peduli terhadap sesama.

Written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Photo by Bali Garage Sale

1 Comment

  • Senang sekali mendapat kesempatan untuk bergabung dalam 2nd chance garage sale…
    Antusiasme pembeli yang ternyata hanya sekedar lewat dan ingin berbelanja bertambah ketika kami menceritakan bahwa hasil penjualan barang-barang ini akan disumbangkan untuk taman bacaan anak lebah.
    Mereka mendapatkan barang-barang yang mereka sukai sekaligus berderma untuk anak-anak bangsa…
    Semoga acara ini bisa menjadi agenda rutin.
    God bless us all…

    Asri

Leave a comment

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page