Aug 21, 2011
admin

Serunya Belanja Buku!

Salah satu hal yang paling menggembirakan bagi saya adalah di saat hunting buku untuk anak-anak @lebahbooks di #TamanBacaanAnakLebah. Pulang kantor begitu bersemangat karena malam tersebut saya ke Kwitang mencari berbagai buku untuk didonasikan kepada anak-anak @GunungMimpi di Ambon; anak-anak di Wangi-wangi, Wakatobi, Sulteng; anak-anak di empat sekolah PAUD di Lombok Timur; dan anak-anak di Bula, Pulau Seram.

Ini adalah pertama kali saya ke Kwitang. Sudah sering mendengar bahwa terdapat buku-buku baru berharga miring, termasuk untuk anak-anak. Namun ya baru sempat sekarang deh ke sana. Pukul 19.00 daerah ini sudah cukup sepi, untung terdapat satu toko besar milik beberapa penjual buku yang masih buka.

Proses pencarian buku berjalan seru. Beberapa bapak dengan semangat melayani pencarian berbagai bacaan. Sangat sigap! Tak terasa dari lima loper yang dijadikan satu ke dalam ruko tersebut, saya nongkrong di sana hingga pukul 22.00. Banyak buku-buku bernuansa Islami untuk anak-anak yang bagus, namun sedikit buku-buku anak bernuansa Kristiani/Katolik sehingga terpaksa harus mencari di tempat lain. Tak disangka, ditemukan seri buku pengetahuan dari Disney dengan harga sangat terjangkau, serta berbagai seri buku pengetahuan lainnya khusus untuk anak-anak prasekolah, TK dan SD.

Untuk anak-anak di @GunungMimpi, karena banyak juga anak SMP dan SMA, pencarian buku pun disesuaikan terkait dengan pelajaran ilmu sosial dan ilmu alam. Terdapat beberapa buku yang mengajarkan Bahasa Inggris, dikemas dengan pendekatan yang simple dan menarik.

Bapak penjual buku pun berbaik hati membelikan saya teh botol. Ya ampunnn, tau aja hobiku minum teh yang satu itu, haha… Alhamdulillah…

Pencarian buku akhirnya selesai, namun masih banyak yang harus ditambah… jadilah beberapa hari kemudian kita mulai cari-cari beberapa buku di Gramedia saat diskon dan yang asik banget… serbu Pesta Buku di Istora Senayan. Saking sudah tau mau ngeborong, dari pagi berangkat ke kantor, kita bawa tuh kereta dorong belanja … xixixi… waktu masuk ke arena Pesta Buku, beberapa sempat nyeletuk, “mau belanja sayur, neng?”. Namun setelah segambrengan buku masuk ke keranjang, seorang penjaga stand pun berujar, “eh boleh juga ya bu idenya… jadi gak berat yah belanja buku.” *ihhh, emang iya dong, hahaha*

Selain buku, saya juga belanja alat-alat tulis dan buku mewarnai. Kebayang bosan juga kalau anak-anak diajak baca terus, nanti bukannya senang, malah merasa tertekan. Wah, jangan sampai deh ya. Reading should be fun!

Di Pesta Buku ini saat-saat panggilan terakhir karena pameran akan segera tutup, saya ketemu satu toko buku rohani Kristen. Yeay, akhirnya dapat juga, tempatnya memang agak di pojok sih… langsung terbayang wajah anak-anak di Ambon, asuhan calon pendeta @pinggirsentris

Nah, karena saya Muslim, awalnya kurang paham buku mana yang cocok untuk anak-anak. Alhamdulillah, penjaga toko mendampingi dan memberi beberapa rekomendasi. Kalau dari saya sih, prinsipnya sama deh, yang penting untuk anak-anak: berwarna, bergambar, dan tidak terlalu tebal. Di sini pun saya menemukan buku mengenai Bunda Theresia dan pelajaran akhlak untuk anak-anak.

Lucunya, penjaga ini juga aktif bertanya, buku ini ditujukan untuk siapa. Di sela-sela pemilihan, percakapan pun terjadi:

Penjaga toko (PT): Ibu cari buku-buku ini untuk usia berapa?

Saya (S): Untuk anak-anak usia 1-8 tahun mas…

PT: Oh anak-anak ibu umurnya segitu?

S: Iya… ada yang 8 tahun, ada yang 4 tahun…

PT: Anak-anak ibu sudah punya yang mana?

S: Oh, ini bukan untuk anak-anak saya…

PT: (terdiam…. saya pikir pembicaraan selesai). Lalu…

PT: Kalau bukan buat anak-anak ibu, buku-buku ini untuk siapa bu?

S: Oh, untuk anak-anak di Ambon mas …

PT: Oh….

Lalu ia memulai lagi…

PT: Kenapa ibu mengirim buku ke Ambon? Jauh sekali…

S: Oh iya, di sana minim bahan bacaan untuk anak-anak mas…

PT: Ibu sudah lama melakukan pelayanan ini?

S: Wah mas… ini bukan pelayanan seperti yang mas pikir … saya Muslim.

Naaahhhh, mas-nya dan mas-nya satu lagi di belakangnya, plus si penjaga kasir spontan bengong. Kemudian ia mengangguk-angguk entah apa maksudnya. Saya pun hanya bisa berikan senyum. Duh maaf ya… saya tidak bermaksud membuat bingung siapa pun…

Panggilan pun berkumandang kembali, memohon para pembeli segera menuntaskan pembayaran karena toko segera tutup. Saya pun bergegas, tersenyum kepada mereka sekali lagi, dan pulang.

Dalam perjalanan saya berdo’a… semoga apa yang saya lakukan mendapat ridho dari Allah SWT. Niat saya lillahi ta’ala… ingin membangkitkan semangat membaca dan membentuk karakter positif anak-anak sejak usia dini, regardless of their religions.

Peace,

Vera Makki

6 Comments

  • ………………………………….untuk buku-buku anak, penerbit erlangga meluncurkan beberapa icon anak,seperti kung fu panda, diego,thomas ,dll . . sangat cocok untuk di kirim kesana ,karena selain mendidik anak2 pasti sangat senang membacanya karena icon2 tsb sudah terkenal n familiar.. saya bisa bantu u mencarikan buku buku dengan discount yang besar..

    • Hi Mas Imam, terima kasih atas usulannya, namun hingga kini kami belum dapat katalognya… mohon dikirim ya, supaya kita bisa review. Thank you

  • Wah seruuu, cerita yg sarat makna…

  • Hallo Prasetya,

    Terima kasih sudah berkunjung ke situs kami…

    Salam,
    #TamanBacaanAnakLebah

  • Mbak Veraaaa… Waah seru sekaliii berburu buku utk anak2 ya.. Bagaimana caranya utk iku bergabung/ berdonasi?

    • Hi Mila…. untuk bergabung jadi relawan/volunteer, silakan isi form di bagian JOIN US, disitu ada juga keterangan drop zone pengiriman buku.
      Jika ingin berdonasi buku, pas banget lagi ada pesta buku diskon Gramedia di Teraskota BSD sampai dengan akhir February 2012, ada buku mewarnai juga untuk anak-anak.
      Thanks :)

Leave a comment

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page