Browsing articles in "Cerita"
Feb 12, 2016
admin

#HuntingBuku Bareng TBAL

Jakarta, 6 Februari 2016 –  Teman-teman volunteer ‪#‎PejuangLebah‬ melakukan kegiatan ‪#‎HuntingBuku‬ Bareng TBAL di Blok M Square. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pengiriman donasi buku periode 2016 ke seluruh TBAL di Indonesia Timur.

#PejuangLebah yang berpartisipasi pada #HuntingBuku kali ini adalah kak Dhani @sidhancrut , Nathalia @nyonyapejabat, Trias, Mega, Wicak dan kak Dili. Kakak-kakak Volunteer #PejuangLebah ini bersemangat sekali untuk memburu buku-buku cerita di hari Sabtu pagi demi adik-adik TBAL, lho ^_^

Nah, kegiatan #HuntingBuku Bareng TBAL diawali dengan pencarian buku-buku cerita anak usia 3-13 tahun. Variasi buku-buku ceritanya banyak sekaliiiiiii sampai kakak-kakak #PejuangLebah bingung memilihnya. Semua toko-toko penjual buku cerita anak dikunjungi dan bersama-sama memilih buku-buku apa saja yang sesuai untuk anak-anak, yang nantinya akan dibeli oleh TBAL.

Setelah puas #HuntingBuku, kegiatan dilanjutkan dengan penyortiran, pendataan serta pengecapan. Hal tersebut dilakukan untuk tetap menjaga kualitas dan konsistensi buku-buku yang akan didonasikan ke seluruh TBAl. Hasil perburuan buku cerita yang didapat sekitar 300 buku. Kemudian tim #HuntingBuku dibagi dua menjadi tim pendata dan tim pengecap. Kak Trias, Mega dan Wicak sibuk dengan laptop dalam mendata buku, sedangkan kak Dhani, Nathali dan Dili sibuk dengan Cap bertuliskan “TBAL – Taman Baca Anak Lebah” sampai tangan dan wajah mereka belepotan tinta cap-nya hihi…

Tak terasa hari telah sore dan kegiatan #HuntingBuku pun telah selesai dengan sukses!

Tidak lupa ‪#‎TBAL‬ berterimakasih pada para volunteer #PejuangLebah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan #HuntingBuku kali ini
Tentunya kegiatan ini jadi makin fun dan seru dengan adanya kalian! *kiss kiss kakak-kakak volunteer yang baik hati*

Nantikan kegiatan #TBAL lainnya yang ga kalah seru, ya! Sampai Jumpa ^_^

written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Nov 23, 2014
admin

TBAL Goes To Seram (part 2)

Hari ketiga, saya bersama tim TBAL lainnya yaitu kak Ariyo (@aiodongeng), kak Danas (@dbrahmantyo) dan kak Andre dijemput oleh pak Juhendi untuk pindah penginapan ke mess Kalrez Petroleum Seram Ltd untuk memudahkan kunjungan ke TBAL berikutnya yaitu TK PAUD Islam Pelita Negeri. Kalrez Petroleum Seram juga merupakan salah satu partner TBAL di Seram yang mendukung misi TBAL dalam menumbuhkan kegemaran membaca pada anak dan turut membantu terciptanya akses yang baik dalam pengadaan buku-buku bacaan berkualitas bagi anak-anak di Kabupaten Bula, Seram.

Kunjungan dimulai sejak pagi hari mengikuti jam belajar anak-anak TK PAUD Islam Pelita Negeri. Kegiatan berlangsung hampir sama seperti di pesantren Al Anshor. Bedanya kali ini yang kami hadapi adalah anak-anak usia TK-PAUD yang super duper aktif sekali. Antusiasme mereka terpancar dari rasa penasarannya pada kedatangan kami dan barang apa yang kami bawa. Sesi perkenalan kami pun cukup seru karena satu per satu anak-anak tersebut tidak bisa duduk tenang dan maju mengerubungi kami. Akhirnya mereka bisa ditertibkan (walau tidak bertahan lama :D ) saat kak Aio mulai mendongengkan sebuah cerita. Mereka menyimak sambil sesekali mengikuti instruksi kak Aio untuk mengikuti gerakan-gerakan tertentu yang berkaitan dengan dongeng yang disampaikan. Setelah itu kegiatan berlanjut dengan membuka kardus berisi buku cerita hasil donasi yang telah berhasil dikumpulkan selama ini. Selalu ada rasa ingin tahu, semangat dan rasa senang yang mengantar prosesi pembukaan kardus donasi buku tersebut dan diakhir dengan rasa puas saat melihat anak-anak dengan riang gembira menikmati buku-buku cerita yang ada.

Puas bermain dengan anak-anak TBAL di TK PAUD Islam Pelita Negeri, giliran guru-guru dan orang tua di Kabupaten Bula, Seram mendapatkan workshop dongeng bertajuk “Merangkai Cerita, Meraih Mimpi” yang disampaikan oleh kak Aio. Kak Aio memberikan materi-materi tentang dongeng yang nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi para guru dan orang tua dalam memberikan pengajaran pada anak. Pelatihan sederhana pun diberikan oleh kak Aio untuk melengkapi teori-teori tentang dongeng yang disampaikan agar para peserta workshop dapat memprakterkannya dalam keseharian bersama anak-anak dan juga dalam proses belajar mengajar di sekolah. Setelah kunjungan dan workshop selesai, kami pun kembali ke mess untuk beristirahat.

Keesokan harinya kami diundang untuk menghadiri acara ulang tahun Pertambangan & Energi yang ke-69 oleh Kalrez Petroleum Seram Ltd sebagai penyelenggara acara. Kak Aio pun “ditodong” untuk mendongeng di pinggir pantai bersama anak-anak dan para tamu undangan. Dongeng pinggir pantai ini menjadi akhir dari rangkaian kunjungan kami ke TBAL-TBAL yang ada di Seram. Terima kasih kepada CITIC Seram Energy Ltd dan Kalrez Petroleum Seram Ltd yang selama ini telah menjadi partner kami di Seram, @commaditya #2ndChanceGarageSale Bali, Universitas Pelita Harapan, mbak Arletta, @naishakid, teman-teman yang telah mendukung program-program TBAL seperti #NgaBUKUrit #WarnaiMimpimu #SatuBukuSatuSaudara , teman-teman social media yang turut membantu menyebarkan awareness tentang kepedulian terhadap minat baca anak khususnya anak-anak yang berada di Indonesia Timur dan orang-orang  yang telah berkontribusi namun tidak bisa kami sebutkan satu per satu.

Ribuan kata “Terima Kasih” tidak cukup menggambarkan rasa terima kasih kami pada teman-teman yang telah berpartisipasi mendukung misi Taman Baca Anak Lebah untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia. Semoga semangat ini akan terus mengakar dan semakin banyak orang-orang yang tertular “virus” berbagi terhadap sesama.

Sampai jumpa di perjalanan kami selanjutnya! ;)

Written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Nov 23, 2014
admin

TBAL Goes To Seram (part 1)

Akhirnya saya (Dhani) kembali lagi ke tanah Maluku. Setelah tahun lalu mengadakan trip #TBALGoesToAmbonSaparua , tahun ini trip berlanjut mengunjungi Taman Baca Anak Lebah (TBAL) yang ada di Kabupaten Bula, Seram. Perjalanan saya mengantar buku bersama tim TBAL lainnya yang terdiri dari Kak Ariyo Zidni (@aiodongeng), kak Danas (@dbrahmantyo) dan kak Andre mengalami banyak sekali peristiwa seru yang pastinya tidak akan kami lupakan. Keberangkatan menuju Ambon dimulai pada tanggal 25 September 2014 dengan penerbangan pukul 00.30 pagi.

Sampai di Ambon, kami bertemu dengan kak Stanley (Heka Leka) dan menyempatkan diri untuk mampir mengunjungi TBAL di Mardika sambil menanti penerbangan menuju Seram menggunakan pesawat carter yang difasilitasi oleh CITIC Seram Energy Ltd. CITIC Seram Energy Ltd. (CSEL) adalah salah satu partner TBAL yang turut mendukung lancarnya pengadaan akses buku cerita bagi anak-anak di Kabupaten Bula, Seram.

Sesampainya di Pulau Seram, kami dijemput oleh pak Atmal dari CITIC Seram Energy Ltd. Dan diantarkan ke penginapan. Hari pertama kami habiskan duduk bercengkrama membahas kegiatan untuk keesokan harinya, yaitu kunjungan ke TBAL di Pesantren Al Anshor. Hari kedua, kami memulai kegiatan dengan bertemu pak Samsul, Field Manager CSEL. Beliau mendukung sekali kegiatan TBAL yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan memberikan akses yang baik pada anak-anak. Lalu kami pun melanjutkan perjalanan mengunjungi TBAL di pesantren Al Anshor. Anak-anak di sana menyambut kedatangan kami dengan antusias.

Kegiatan diawali oleh dongeng dari Kak Aio untuk mencairkan suasana yang masih ‘malu-malu’. Tapi tak perlu menunggu lama, anak-anak pun terlarut dengan dongeng kak Aio yang berhasil membuat mereka tertawa dan bersemangat sekali. Dalam waktu singkat, kami pun cepat sekali akrab dengan mereka. Keseruan tidak berhenti di situ, kak Aio melemparkan teka teki yang harus dijawab oleh anak-anak. Sontak mereka pun rebutan untuk menjawab teka teki tersebut dengan kegaduhan yang menyenangkan.

Selesai mendongeng, bersama dengan anak-anak TBAL pesantren Al Anshor, kami membuka kardus-kardus berisi buku cerita anak yang berhasil dikumpulkan dari hasil donasi #2ndChanceGarageSale Bali, teman-teman di Jakarta dan kota-kota lainnya yang juga peduli terhadap minat baca anak Indonesia yang masih sangat kurang. Serah terima donasi buku tersebut diwakili oleh pak Atmal dari CSEL dan kemudian diserahkan pada pesantren Al Anshor. Anak-anak menerima donasi buku dengan riang gembira. Tanpa basa basi mereka langsung asik membaca buku-buku tersebut. Ada yang membaca bersama, ada yang bergeser duduk menyendiri sambil menikmati buku cerita yang dipilihnya dan ada pula yang membacakan buku cerita kepada adiknya yang masih belum bisa membaca. Sungguh sebuah pemandangan yang berharga bagi kami melihat begitu antusiasnya anak-anak pada buku cerita yang kami antarkan.

Hari telah berganti sore. Saatnya kami berpisah dengan anak-anak TBAL di pesantren Al Anshor dan kembali ke penginapan. Tugas kami tidak berhenti di sini. Hari berikutnya perjalanan kami berlanjut mengunjungi TBAL di TK PAUD Islam Pelita Negeri.

Penasaran? Tunggu cerita saya berikutnya ya! ;)

Written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Aug 20, 2014
admin

17 Agustus-an bersama Taman Bacaan Anak Lebah

Taman Bacaan Anak Lebah merayakan HUT RI ke-69 kali ini dengan berbagi keceriaan bersama anak-anak panti Bima Azzahra. Acara dimulai pada pukul 8 pagi bertempat di Rumah Lebah, Jl. Maleo 1 Blok JA 1/3, Bintaro sektor 9. Kedatangan anak-anak panti Bima Azzahra disambut hangat oleh keluarga #TBAL yaitu kak Vera Makki, kak Dhani dan kan Andre. Anak-anak digiring ke teras yang disulap menjadi Taman Baca. Antusiasme mereka terhadap buku-buku cerita tergambar jelas saat langsung menyerbu rak buku di sana. Sambil mengisi waktu, anak-anak pun “tenggelam” dalam buku bacaan pilihan mereka masing-masing.

Acara selanjutnya adalah menggambar dan mewarnai bertemakan Cita-cita. Ada yang ingin menjadi Dokter, Polisi, Guru, Tentara dan Tank! Ya, menjadi sebuah Tank. Bimo yang berusia 5 tahun ingin menjadi sebuah Tank. Menurutnya Tank itu besar dan kuat. Punya persenjataan yang dapat membantunya membasmi maling. Keinginanya adalah mengajak sang Ibu jalan-jalan dengan menaiki “diri”nya yang menjadi sebuah Tank. Sebuah cita-cita manis seorang anak yang ingin membahagiakan ibunya.

Tak lama kemudian kak Arnell pun tiba dan siap mendongengkan cerita untuk anak-anak panti Bima Azzahra. Celoteh dan tawa riang mewarnai cerita yang dituturkan seakan larut dalam dunia dongeng mereka sendiri. Tak terasa waktu semakin siang dan mereka bersiap untuk pulang. Tak ada rasa lelah, yang ada hanya wajah bahagia anak-anak puas bermain di “Taman Bermain”-nya.

Semoga HUT RI bersama #TBAL  ini dapat memberikan cerita baru bagi mereka tentang semangat kemerdekaan dan cita-cita. Mari bersama warnai mimpi-mimpi anak Indonesia.

Jul 2, 2014
admin

#2ndChanceGarageSale

Berawal dari sekumpulan sahabat yang berinisiatif mengumpulkan baju dan barang bekas lainnya yang masih dalam kondisi bagus namun sudah tidak terpakai lagi untuk disumbangkan. Hanya saja jika disumbangkan dalam bentuk barang, kemungkinan kegunaannya akan kurang maksimal. Muncul lah ide untuk menjual barang-barang tersebut agar menghasilkan uang dan dibelikan buku untuk membantu anak-anak belajar.

Suatu malam, saya (@sidhancrut) bertemu dengan Bli Adit (@commaditya) yang sedang kebingungan mencari tempat/komunitas/lembaga untuk menyalurkan donasi tersebut. Lalu saya usulkan untuk disalurkan pada Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL), karena selain memiliki kepedulian yang sama terhadap minat baca buku dan anak-anak di Indonesia Timur, salah satu lokasi TBAL ada di Lombok yang cukup dekat dengan Bali.  Kemudian Bli Adit pun mengusulkan pada teman-temannya untuk mendonasikan hasil dari garage sale dan lelang  untuk TBAL. Tepat pada hari Minggu, 29 Juni 2014, digelarlah sebuah acara bertajuk #2ndChanceGarageSale bertempat di Jl. Raya Kuta No. 188.

Widhi (@widhiarimurti) menceritakan kepada saya bahwa persiapan acara #2ndChanceGarageSale dimulai sejak 3 minggu sebelumnya dengan mencari tenant-tenant yang tertarik untuk ikutan charity event ini. Persiapan berjalan lancar, hanya saja saat hari H tim #2ndChanceGarageSale cukup panik karena pagi harinya turun hujan dan sekitar pukul 12 siang kondisi acara cukup sepi. Tapi ternyata pengunjung acara menjadi ramai sekali sampai semua barang garage sale habis terjual. Dana yang berhasil terkumpul sekitar 7 juta rupiah.

Acara terlaksana dengan sukses berkat bantuan dan kerjasama dari @miar_k yang meminjamkan halaman rukonya dengan lokasi sangat strategis, @mpkz membuat desain semua materi, @commaditya mengusulkan donasi ke TBAL dan gencar mempromosikan acara garage sale ini di social media, juga @gungti @verakristanti dan  @nonamaia sebagai tim siap sedia.

Terima kasih tak putus terucap dari Taman Bacaan Anak Lebah (TBAL) atas kepedulian teman-teman terhadap anak-anak di Indonesia Timur dan minat bacanya. Semoga selalu dilimpahkan berkah kepada orang-orang baik yang peduli terhadap sesama.

Written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Photo by Bali Garage Sale

Pages:1234»

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page