Nov 23, 2014
admin

TBAL Goes To Seram (part 2)

Hari ketiga, saya bersama tim TBAL lainnya yaitu kak Ariyo (@aiodongeng), kak Danas (@dbrahmantyo) dan kak Andre dijemput oleh pak Juhendi untuk pindah penginapan ke mess Kalrez Petroleum Seram Ltd untuk memudahkan kunjungan ke TBAL berikutnya yaitu TK PAUD Islam Pelita Negeri. Kalrez Petroleum Seram juga merupakan salah satu partner TBAL di Seram yang mendukung misi TBAL dalam menumbuhkan kegemaran membaca pada anak dan turut membantu terciptanya akses yang baik dalam pengadaan buku-buku bacaan berkualitas bagi anak-anak di Kabupaten Bula, Seram.

Kunjungan dimulai sejak pagi hari mengikuti jam belajar anak-anak TK PAUD Islam Pelita Negeri. Kegiatan berlangsung hampir sama seperti di pesantren Al Anshor. Bedanya kali ini yang kami hadapi adalah anak-anak usia TK-PAUD yang super duper aktif sekali. Antusiasme mereka terpancar dari rasa penasarannya pada kedatangan kami dan barang apa yang kami bawa. Sesi perkenalan kami pun cukup seru karena satu per satu anak-anak tersebut tidak bisa duduk tenang dan maju mengerubungi kami. Akhirnya mereka bisa ditertibkan (walau tidak bertahan lama :D ) saat kak Aio mulai mendongengkan sebuah cerita. Mereka menyimak sambil sesekali mengikuti instruksi kak Aio untuk mengikuti gerakan-gerakan tertentu yang berkaitan dengan dongeng yang disampaikan. Setelah itu kegiatan berlanjut dengan membuka kardus berisi buku cerita hasil donasi yang telah berhasil dikumpulkan selama ini. Selalu ada rasa ingin tahu, semangat dan rasa senang yang mengantar prosesi pembukaan kardus donasi buku tersebut dan diakhir dengan rasa puas saat melihat anak-anak dengan riang gembira menikmati buku-buku cerita yang ada.

Puas bermain dengan anak-anak TBAL di TK PAUD Islam Pelita Negeri, giliran guru-guru dan orang tua di Kabupaten Bula, Seram mendapatkan workshop dongeng bertajuk “Merangkai Cerita, Meraih Mimpi” yang disampaikan oleh kak Aio. Kak Aio memberikan materi-materi tentang dongeng yang nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi para guru dan orang tua dalam memberikan pengajaran pada anak. Pelatihan sederhana pun diberikan oleh kak Aio untuk melengkapi teori-teori tentang dongeng yang disampaikan agar para peserta workshop dapat memprakterkannya dalam keseharian bersama anak-anak dan juga dalam proses belajar mengajar di sekolah. Setelah kunjungan dan workshop selesai, kami pun kembali ke mess untuk beristirahat.

Keesokan harinya kami diundang untuk menghadiri acara ulang tahun Pertambangan & Energi yang ke-69 oleh Kalrez Petroleum Seram Ltd sebagai penyelenggara acara. Kak Aio pun “ditodong” untuk mendongeng di pinggir pantai bersama anak-anak dan para tamu undangan. Dongeng pinggir pantai ini menjadi akhir dari rangkaian kunjungan kami ke TBAL-TBAL yang ada di Seram. Terima kasih kepada CITIC Seram Energy Ltd dan Kalrez Petroleum Seram Ltd yang selama ini telah menjadi partner kami di Seram, @commaditya #2ndChanceGarageSale Bali, Universitas Pelita Harapan, mbak Arletta, @naishakid, teman-teman yang telah mendukung program-program TBAL seperti #NgaBUKUrit #WarnaiMimpimu #SatuBukuSatuSaudara , teman-teman social media yang turut membantu menyebarkan awareness tentang kepedulian terhadap minat baca anak khususnya anak-anak yang berada di Indonesia Timur dan orang-orang  yang telah berkontribusi namun tidak bisa kami sebutkan satu per satu.

Ribuan kata “Terima Kasih” tidak cukup menggambarkan rasa terima kasih kami pada teman-teman yang telah berpartisipasi mendukung misi Taman Baca Anak Lebah untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia. Semoga semangat ini akan terus mengakar dan semakin banyak orang-orang yang tertular “virus” berbagi terhadap sesama.

Sampai jumpa di perjalanan kami selanjutnya! ;)

Written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Nov 23, 2014
admin

TBAL Goes To Seram (part 1)

Akhirnya saya (Dhani) kembali lagi ke tanah Maluku. Setelah tahun lalu mengadakan trip #TBALGoesToAmbonSaparua , tahun ini trip berlanjut mengunjungi Taman Baca Anak Lebah (TBAL) yang ada di Kabupaten Bula, Seram. Perjalanan saya mengantar buku bersama tim TBAL lainnya yang terdiri dari Kak Ariyo Zidni (@aiodongeng), kak Danas (@dbrahmantyo) dan kak Andre mengalami banyak sekali peristiwa seru yang pastinya tidak akan kami lupakan. Keberangkatan menuju Ambon dimulai pada tanggal 25 September 2014 dengan penerbangan pukul 00.30 pagi.

Sampai di Ambon, kami bertemu dengan kak Stanley (Heka Leka) dan menyempatkan diri untuk mampir mengunjungi TBAL di Mardika sambil menanti penerbangan menuju Seram menggunakan pesawat carter yang difasilitasi oleh CITIC Seram Energy Ltd. CITIC Seram Energy Ltd. (CSEL) adalah salah satu partner TBAL yang turut mendukung lancarnya pengadaan akses buku cerita bagi anak-anak di Kabupaten Bula, Seram.

Sesampainya di Pulau Seram, kami dijemput oleh pak Atmal dari CITIC Seram Energy Ltd. Dan diantarkan ke penginapan. Hari pertama kami habiskan duduk bercengkrama membahas kegiatan untuk keesokan harinya, yaitu kunjungan ke TBAL di Pesantren Al Anshor. Hari kedua, kami memulai kegiatan dengan bertemu pak Samsul, Field Manager CSEL. Beliau mendukung sekali kegiatan TBAL yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan memberikan akses yang baik pada anak-anak. Lalu kami pun melanjutkan perjalanan mengunjungi TBAL di pesantren Al Anshor. Anak-anak di sana menyambut kedatangan kami dengan antusias.

Kegiatan diawali oleh dongeng dari Kak Aio untuk mencairkan suasana yang masih ‘malu-malu’. Tapi tak perlu menunggu lama, anak-anak pun terlarut dengan dongeng kak Aio yang berhasil membuat mereka tertawa dan bersemangat sekali. Dalam waktu singkat, kami pun cepat sekali akrab dengan mereka. Keseruan tidak berhenti di situ, kak Aio melemparkan teka teki yang harus dijawab oleh anak-anak. Sontak mereka pun rebutan untuk menjawab teka teki tersebut dengan kegaduhan yang menyenangkan.

Selesai mendongeng, bersama dengan anak-anak TBAL pesantren Al Anshor, kami membuka kardus-kardus berisi buku cerita anak yang berhasil dikumpulkan dari hasil donasi #2ndChanceGarageSale Bali, teman-teman di Jakarta dan kota-kota lainnya yang juga peduli terhadap minat baca anak Indonesia yang masih sangat kurang. Serah terima donasi buku tersebut diwakili oleh pak Atmal dari CSEL dan kemudian diserahkan pada pesantren Al Anshor. Anak-anak menerima donasi buku dengan riang gembira. Tanpa basa basi mereka langsung asik membaca buku-buku tersebut. Ada yang membaca bersama, ada yang bergeser duduk menyendiri sambil menikmati buku cerita yang dipilihnya dan ada pula yang membacakan buku cerita kepada adiknya yang masih belum bisa membaca. Sungguh sebuah pemandangan yang berharga bagi kami melihat begitu antusiasnya anak-anak pada buku cerita yang kami antarkan.

Hari telah berganti sore. Saatnya kami berpisah dengan anak-anak TBAL di pesantren Al Anshor dan kembali ke penginapan. Tugas kami tidak berhenti di sini. Hari berikutnya perjalanan kami berlanjut mengunjungi TBAL di TK PAUD Islam Pelita Negeri.

Penasaran? Tunggu cerita saya berikutnya ya! ;)

Written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Nov 3, 2014
admin

SIARAN PERS – Festival Dongeng Indonesia 2014

FESTIVAL DONGENG INDONESIA 2014

Dengar Dongeng di Museum

Jakarta, 2 November 2014 – Ayo Dongeng Indonesia, Taman Baca Anak Lebah (TBAL) dan Museum Nasional hari ini menggelar Festival Dongeng Indonesia 2014 di Museum Nasional mulai pukul 9.00 pagi hingga 16.00 WIB. Festival ini menampilkan serangkaian kegiatan membaca buku dan mendongeng bersama, workshop, yoga bercerita, bazaar, peluncuran kampanye berbasis crowdfunding “Semangati Guru”, dan pengumpulan donasi buku cerita untuk anak-anak di Indonesia Timur.

Membaca buku dan mendongeng merupakan dua hal penting dan saling terkait dalam mengembangkan kecerdasan anak sejak usia dini. Apabila anak diajak untuk gemar membaca buku sejak kecil dan terbiasa didongengkan mengenai berbagai hal di dunia sekitarnya, maka mereka akan memiliki wawasan yang lebih luas, kepercayan diri yang tinggi, dan kreativitas yang positif. Sayangnya, hingga kini membaca buku dan dongeng belum secara masif menjadi bagian dari keseharian kebanyakan anak-anak di Indonesia.

Oleh karena itu Ayo Dongeng Indonesia! – komunitas yang diprakasai oleh kak Aio (Mochamad Ariyo Faridh Zidni) untuk menghidupkan dongeng di Indonesia , Taman Baca Anak Lebah (TBAL), yaitu inisiatif nirlaba, non-politis yang memiliki misi untuk menumbuhkan kecintaan membaca pada anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan, serta Interface Brand Communication, Idee Design, dan Digital Mommie berkolaborasi menyelenggarakan Festival Dongeng Indonesia 2014 dengan tujuan untuk menghidupkan kegemaran membaca buku dan menggaungkan pentingnya dongeng sebagai bagian dari tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

Pada kesempatan ini, bertepatan dengan 5th Anniversary Taman Baca Anak Lebah, diluncurkan program “Semangati Guru”, yaitu kampanye  berbasis crowdfunding (pendanaan dari masyarakat) untuk menyemangati guru di kelas agar aktivitas mengajar berjalan lebih efektif dan penuh kreativitas. Program ini berskala nasional dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut saweran.

Festival Dongeng Indonesia 2014 pertama kali diadakan tahun lalu di Universitas Indonesia, Depok dengan jumlah pengunjung lebih dari 1500 keluarga Indonesia. Tahun ini, Festival Dongeng Indonesia disponsori  oleh Mc Donald, Mandiri e-cash, Nu Milk Tea, serta Rabbit Hole, Paramita Hioe, dengan mitra media Harian Kompas, majalah Parenting, FeMale Radio 97,9 FM dan majalah Women’s Health Indonesia.

Festival Dongeng Indonesia 2014 menampilkan :

  • Cassandra Wye (United Kingdom)

Pendongeng dari Inggris yang terkenal dengan Stories in Motion (cerita dalam gerak), membuat dongeng dapat diakses dengan mudah, untuk memecah penghalang, dan menghilangkan diskriminasi. Telah melalang buana dan berpengalaman mendongeng selama lebih dari 20 tahun, Cassandra siap untuk menghibur dan menginspirasi keluarga di Indonesia dengan dongeng yang fantastis.

  • Pak Raden

Sosok yang terkenal dengan kumis tebal, beralis tebal, memakai blangkon dan beskap yang akrab di televisi melalui acara Si Unyil.

  • Kak Aio (Ariyo Zidni)

Direktur Festival Dongeng Indonesia, Ketua Komunitas Ayo Dongeng Indonesia yang aktif mendongeng untuk menyebarkan virus mendongeng yang baik. Rajin mengadakan pelatihan mendongeng dan mendongeng sudah di seluruh daerah di Indonesia bahkan hingga ke Malaysia, Singapura dan India.

  • Alya Rohali

Mengawali karier lewat ajang pemilihan None Jakarta dan kemudian terpilih menjadi Puteri Indonesia pada tahun 1996. Walaupun memiliki nama besar di dunia entertainment, Ibu dari Namira, Diarra, dan Savannah ini peduli terhadap pendidikan anak dan percaya bahwa membaca buku dan dongeng adalah hal penting dalam membangun kecerdasan anak.

  • Paman Gery

Paman Gery mengawali perjalanan dongengnya di tahun 1988, dari sebuah kegiatan mengajar untuk sekolah non formal yg dikelola senat FEUI untuk anak-anak tidak mampu di sekitar kampus Salemba. Awal ketertarikannya dengan dunia anak dan pendidikan lewat metode dongeng. Sejak 2004 hingga sekarang mendongeng secara rutin di FeMale radio sebagai Paman Gery.

  • Rona Mentari, Kak Resha, Kak Arnel, Kak Dwi Kanfas dan Nusantara Bertutur
  • Pertunjukan Puppetaria with Winnie & Winna
  • Penampilan music dari Tetangga Pak Gesang dan Aman Perkusi

  • TalkshowAjaibnya Mendongeng dengan Buku

Dengan Pembicara:

  1. Roosie Setiawan – Komunitas Reading Bugs Indonesia dan Eyang yang rajin membacakan cerita
  2. Devi Raissa - Psikolog, Penulis Buku Anak dan Relawan Dongeng
  3. Elvera N. Makki - Founder Taman Baca Anak Lebah, Orang Tua dari 3 anak, dan Praktisi PR

Moderator: Aar SumardionoPraktisi Home Schooling dan Praktisi Pendidikan dari  Rumah Inspirasi serta Penulis Buku

  • Workshop “Bringing Story Alive bersama Cassandra Wye
  • Workshop “Step by Step Crazy Storytelling bersama Kak Aio  (Ariyo Zidni)
  • Story Yoga bersama Paramitha Hioe

  • Taman Baca Anak Lebahdimana anak-anak dapat membaca buku dengan leluasa dan mewarnai. Terdapat Shop for Awareness yang mengajak masyarakat untuk berbelanja sambil berdonasi. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk donasi buku cerita dan  pendirian perpustakaan anak-anak di Indonesia Timur.

  • Tur Museum Nasional

  • Bazaars

Festival Dongeng Indonesia 2014 juga menggandeng Majalah Parenting, Female Radio 97,9 FM dan WomenHealthIndonesia untuk bersama sama mendukung acara yang bertujuan untuk menghidupkan kegemaran membaca buku dan menggaungkan pentingnya dongeng sebagai bagian dari tumbuh kembang anak-anak Indonesia

—-oo00oo—

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi:

Taman Baca Anak Lebah

Email: lebahbooks@gmail.com atau contact@tbal.org

Website: www.tamanbacaananaklebah.com

Twitter: @lebahbooks

Facebook: Taman Bacaan Anak Lebah

Ayo Dongeng Indonesia

Email: ayodongengindonesia@gmail.com

Website: indostoryfest.com

Twitter: @ayodongeng_ind

Oct 31, 2014
admin

Festival Dongeng Indonesia 2014

Membaca buku dan dongeng merupakan dua hal penting dalam mengembangkan kecerdasan anak sejak usia dini. Apabila anak diajak untuk gemar membaca buku sejak kecil dan terbiasa didongengkan mengenai berbagai hal di dunia sekitarnya, maka mereka akan memiliki wawasan yang lebih luas, kepercayan diri yang tinggi, dan kreativitas yang positif.

Untuk itu, tahun ini Taman Baca Anak Lebah, Ayo Dongeng Indonesia dan Museum Nasional berkolaborasi dalam Festival Dongeng Indonesia 2014. Festival Dongeng Indonesia diadakan untuk menghidupkan kegemaran membaca buku dan menggaungkan pentingnya dongeng sebagai bagian dari tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi syukuran atas 5 tahun usia Taman Baca Anak Lebah pada tanggal 2 November 2014.

Seperti tahun lalu, FDI2014 akan menjadi acara yang menyenangkan bagi anak-anak (dan orangtua!), karena selama satu hari penuh, mereka akan mendengar dongeng dalam berbagai cara. Ada yang diceritakan secara langsung, ada yang memakai musik, ada yang memakai gambar. Tahun ini, FDI2014 punya special show yang akan diisi oleh pendongeng asal Inggris, Cassandra Wye. Anak juga bisa bersama-sama mengikuti Story Yoga, yaitu mendengarkan dongeng sambil yoga. Selain itu Pak Raden, juga kembali hadir di FDI tahun ini.

FDI2014 juga akan membuka kelas workshop untuk umum yang bisa diikuti oleh para orangtua, guru, pelatih, atau siapapun. Kelas workshop “Bringing Story Alive” akan dibawakan oleh Cassandra Wye dan workshop “Step by Step Crazy Storytelling” akan dibawakan Kak @aiodongeng (Ariyo Zidni).

Masih ada keseruan lainnya, Tur Museum! Siapapun yang ikut, boleh mendaftar untuk ikut keliling Museum Nasional dengan pemandu. Selain itu, FDI2014 juga akan dilengkapi dengan bazaar aneka kerajinan tangan yang didukung oleh komunitas dari Craft Day. TBAL juga menyediakan pojok baca yang asyik untuk anak-anak. Di sini, anak-anak bebas membaca buku dan bermain.

Pokoknya, jangan lupa datang ke FESTIVAL DONGENG INDONESIA 2014!

2 November, jam 8.45 – 16.00 di Museum Nasional, Jakarta.

Ditunggu kedatangannya ya! ;)

source: indostoryfest.com

Aug 31, 2014
admin

Rangkaian TBAL Berbagi dalam “Semangat Merah Putih: Warnai Mimpimu”

Hai, pejuang lebah! Penasaran gimana serunya event “Semangat Merah Putih: Warnai Mimpimu bersama Taman Bacaan Anak Lebah” kan? Gini ceritanya..

Jadi #WarnaiMimpimu ini adalah puncak dari rangkaian #TBALBerbagi dalam rangka merayakan HUT RI ke-69. Terinspirasi dengan usia Republik Indonesia yang sudah 69 tahun, TBAL membuat kegiatan selama 6 hari bersama 9 grup panti yatim piatu dan dhuafa. Rangkaian acaranya dimulai sejak tanggal 17, 22, 24, 26, 29 dan 30 Agustus dengan 9 grup panti yatim piatu, TK, TPA dan dhuafa: Bima Azahra, Nurul Fajri, Yasqin, Bina Ummat, TPA & PAUD Bintang Zahiya dan Nurul Ikhlas.

Kegiatan yang dilakukan selama #TBALBerbagi dalam #WarnaiMimpimu ini adalah bermain, menggambar mewarnai dan mendongeng bersama anak-anak panti dan dhuafa. Puncak acara diselenggarakan kemarin, 30 agustus di @fxsudirman bersama panti Bina Ummat. Acara berlangsung mulai pukul 11 pagi sampai jam 2 siang, diisi dengan lomba mewarnai untuk anak-anak panti Bina Ummat yang berusia 5-9 tahun dan lomba menggambar & mewarnai untuk usia 10-13 tahun. Desain gambar dalam lomba mewarnai kali ini dibuatkan oleh kak Rotua Magdalena Agung, seorang dosen di Institut Kesenian Jakarta yang  juga merupakan salah satu seniman terkemuka. Kak Magda yang peduli terhadap anak-anak Indonesia dan minat bacanya, bersedia dengan senang hati berpartisipasi menjadi juri volunteer di acara ini.

Selain lomba-lomba tersebut, anak-anak panti Bina Ummat juga dihibur oleh kak Poetri Soehendro dengan dongeng keren, sarat akan inspirasi dan juga pesan-pesan yang mendidik namun disajikan secara fun sehingga anak-anak larut dalam kisahnya.

Senangnya berbagi kebahagian dengan cara sederhana dan berhasil membuat tawa anak-anak terkembang, melepaskan sejenak beban mereka dan menikmati masa kanak-kanaknya \(^0^)/.

Terima kasih juga untuk kakak-kakak volunteer lainnya, ada kak Arnel @arnellism, Asti @granasti, Disa @jemarimenari, Andika @chesterdee, Acha @AchaKhalida dan teman-teman dari Service Learning Community UPH. Semoga dengan adanya acara ini, semakin banyak orang yang tergerak peduli dan berpartisipasi dalam menumbuhkan minat baca anak agar dapat melahirkan generasi bangsa yang lebih baik dari masa ke masa.

Let’s start to contribute for the betterment of Indonesian children…

Pages:123456»

Our Partner

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page

Supported By