Feb 28, 2016
admin

Pengiriman Donasi Buku (periode 2016) TBAL – JNE

Minggu lalu #TBAL menyelesaikan persiapan pengiriman donasi buku cerita yang berhasil dikumpulkan dari para donatur yang telah menyumbangkan buku-buku cerita untuk anak-anak di seluruh #TBAL .
Donasi buku-buku cerita anak tersebut dikumpulkan, disortir, didata kemudian di-packing dan siap dikirim ke seluruh #TBAL .

Dalam proses pengirimannya, #TBAL berpartner dengan @JNE_ID yang bertugas  mengirim donasi buku ke #TBAL di Indonesia Timur, @RumahHarapanVCF dan Trenggalek. Serah terima paket #TBAL dilakukan di kantor @JNE_ID senin lalu. Selang beberapa hari paket tersebut sampai ke titik-titik #TBAL . Proses pengiriman yang dilakukan JNE sangat cepat, efektif, efisien dan aman sampai ke temapt tujuan.

Kontribusi JNE sebagai partner #TBAL , telah memudahkan akses pengiriman logistik tidak hanya di perkotaan juga pelosok Indonesia. JNE menjadi perantara yang membantu akses masuknya donasi buku-buku bacaan dan memberi kesempatan anak-anak prasejahtera mendapatkan buku yang berkualitas dan tepat sesuai usianya serta turut mendukung misi #TBAL yaitu menumbuhkan minat baca anak sejak usia dini.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu #TBAL yaitu JNE, para donatur (yang telah mendonasikan buku-buku cerita anak maupun dana yang digunakan untuk membeli buku dan melengkapi kebutuhan lainnya guna menunjang taman baca), volunteers/pejuang lebah, juga rekan-rekan media dan socmed yang telah turut serta menyebarkan awareness pentingnya membaca sejak usia dini.

Let’s contribute to a better future for Indonesian children!

Feb 12, 2016
admin

#HuntingBuku Bareng TBAL

Jakarta, 6 Februari 2016 –  Teman-teman volunteer ‪#‎PejuangLebah‬ melakukan kegiatan ‪#‎HuntingBuku‬ Bareng TBAL di Blok M Square. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan pengiriman donasi buku periode 2016 ke seluruh TBAL di Indonesia Timur.

#PejuangLebah yang berpartisipasi pada #HuntingBuku kali ini adalah kak Dhani @sidhancrut , Nathalia @nyonyapejabat, Trias, Mega, Wicak dan kak Dili. Kakak-kakak Volunteer #PejuangLebah ini bersemangat sekali untuk memburu buku-buku cerita di hari Sabtu pagi demi adik-adik TBAL, lho ^_^

Nah, kegiatan #HuntingBuku Bareng TBAL diawali dengan pencarian buku-buku cerita anak usia 3-13 tahun. Variasi buku-buku ceritanya banyak sekaliiiiiii sampai kakak-kakak #PejuangLebah bingung memilihnya. Semua toko-toko penjual buku cerita anak dikunjungi dan bersama-sama memilih buku-buku apa saja yang sesuai untuk anak-anak, yang nantinya akan dibeli oleh TBAL.

Setelah puas #HuntingBuku, kegiatan dilanjutkan dengan penyortiran, pendataan serta pengecapan. Hal tersebut dilakukan untuk tetap menjaga kualitas dan konsistensi buku-buku yang akan didonasikan ke seluruh TBAl. Hasil perburuan buku cerita yang didapat sekitar 300 buku. Kemudian tim #HuntingBuku dibagi dua menjadi tim pendata dan tim pengecap. Kak Trias, Mega dan Wicak sibuk dengan laptop dalam mendata buku, sedangkan kak Dhani, Nathali dan Dili sibuk dengan Cap bertuliskan “TBAL – Taman Baca Anak Lebah” sampai tangan dan wajah mereka belepotan tinta cap-nya hihi…

Tak terasa hari telah sore dan kegiatan #HuntingBuku pun telah selesai dengan sukses!

Tidak lupa ‪#‎TBAL‬ berterimakasih pada para volunteer #PejuangLebah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan #HuntingBuku kali ini
Tentunya kegiatan ini jadi makin fun dan seru dengan adanya kalian! *kiss kiss kakak-kakak volunteer yang baik hati*

Nantikan kegiatan #TBAL lainnya yang ga kalah seru, ya! Sampai Jumpa ^_^

written by Rismadhani Chaniago (@sidhancrut)

Feb 2, 2016
admin

BookSTech 2015

Jakarta, 10 – 11 Oktober 2015 lalu Taman Baca Anak Lebah (TBAL) yang didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Fountain Education Center, menggelar acara bertajuk BookSTech – Books, Storytelling & Technology di Perpustakaan Umum Daerah, Taman Ismail Marzuki, Cikini.

BookSTech mengusung semangat menanamkan kecintaan membaca buku pada anak sejak usia dini. Melalui cara yang menyenangkan dan memperkenalkan teknologi yang ramah bagi anak-anak, BookSTech turut membantu orang tua dalam mendidik anak-anak di tengah era digital yang berkembang pesat saat ini. Pengenalan yang benar dan pendidikan ICT (Information, Communication and Technology) akan membawa banyak manfaat bagi orang tua dan anak-anak. Buku, dongeng, dan teknologi dapat secara sempurna dikombinasikan untuk membentuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini berisi kegiatan-kegiatan seru dan menarik seperti dongeng, pojok teknologi (i-Dongeng & Coding Indonesia) dan art & craft untuk anak-anak serta workshop untuk para orang tua dan pengajar. Selain para pendongeng profesional, banyak tokoh dan public figure yang turut berpartisipasi dalam acara ini seperti Handry Satriago (CEO GE Indonesia & TBAL’s Advisor), Josef Bataona (HR Director PT Indofood), Novita Angie, Alya Rohali, Inne Sudjono, Poetri Soehendro, Aditya Mulya & Ninit Yunita (penulis), Ratih Ibrahim (Psikolog) daaaaaaaaaaan masih banyak lagi….

Seperti dikutip dari siaran pers BookSTech, Rismadhani Chaniago, Ketua Panitia Pelaksana BookSTech 2015 mengatakan, “BookSTech didedikasikan untuk melayani keluarga Indonesia untuk bersama-sama menumbuhkan dan meningkatkan minat baca anak sejak kecil dengan berbagai cara menyenangkan seperti storytelling. Kami mengkombinasikan kegiatan ini dengan serangkaian kegiatan talkshow dan workshop untuk orang tua dan guru, serta memperkenalkan teknologi yang bersahabat dengan anak.”

Lanjutnya, “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta atas dukungannya pada BookSTech, dan kami juga menghargai berbagai kalangan dan profesi seperti public figure Alya Rohali, Novita Angie, Fira Basuki serta leaders perusahaan antara lain CEO GE Handry Satriago yang siap membantu menjadi storyteller secara sukarela.”

Semarak keberhasilan acara BookSTech tidak luput dari dukungan para volunteers – Pejuang Lebah seperti GE Volunteer dan teman-teman lainnya yang telah merelakan tenaga, pikiran, keahlian serta waktunya berkontribusi dalam acara ini. Tidak lupa juga rekan-rekan media yang telah membantu BookSTech menyebarkan semangat dan awareness Cinta Membaca Sejak Usia Dini ke masyarakat luas.
Semoga di tahun-tahun berikutnya TBAL dapat kembali menggerakan semangat positif melalui kegiatan-kegiatan bermanfaat lainnya bersama Pejuang Lebah demi masa depan anak Indonesia.

Source: http://bookstechindonesia.com/
Twitter: @lebahbooks / @bookstech
FB: Taman Bacaan Anak Lebah / Bookstech Indonesia

Dec 29, 2014
admin

Happy New Year 2015 from TBAL

May your life filled with peace, love and happiness….

Dec 24, 2014
admin

Merry Christmas from TBAL

For you who celebrate…

Pages:1234567»

Our Partner

The Founder

Taman Bacaan Anak Lebah (Bee Children Reading Garden) didirikan oleh Elvera Nuriawati Makki. Lahir di Jakarta, 26 Mei 1976, ibu dari tiga anak ini memiliki mimpi untuk membangun masa depan anak-anak Indonesia menjadi lebih baik, utamanya yang kurang mampu dan berdomisili di wilayah Indonesia bagian Timur. Cara yang diusung pun sederhana, yaitu membangun kebiasaan membaca buku dan memperkenalkan buku sejak usia dini.

Vera adalah seorang business communicator dan praktisi Public Relations. Ia percaya, anak yang gemar membaca akan memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan cara berpikir yang lebih sistematis dibandingkan mereka yang kurang suka membaca.

Di waktu luang, Vera gemar menari, traveling, membuat scrap book, berenang, membaca, dan menghabiskan waktu bersama suami dan anak-anaknya.

Facebook Page